Menghitung Harga Jual Busy Book
Artikel

5 Cara Mudah Menghitung Harga Jual Busy Book

If you can’t hadle stress, you won’t manage success.

Quote

Bunda sudah berhasil membuat sebuah busy book? Iseng, Bunda memposting si buah hati sedang bermain dengan quiet book kesayangannya. Seorang teman melihat dan menanyakan, beli dimana? Obrolan berakhir dengan si teman ingin memesan untuk anaknya.

Seketika Bunda mungkin bingung berapa harga jualnya. Layaknya krafter pemula lainnya, Bunda akan menghadapi berbagai kendala saat menetapkan harga jual.

Apakah harga yang saya tetapkan terlalu tinggi? Terlalu rendah? Apakah saya sudah mendapat keuntungan? Keringat saya terbayarkah?

Bunda berada di tempat yang tepat jika sedang mencari solusi untuk menetapkan harga jual hasil kerajinan tangan. Kami akan menyajikan sedikitnya 5 cara untuk menghitung harga jual busy book. Bunda bisa memilih satu di antaranya yang kiranya lebih Bunda senangi

Perlu kami tekankan, tulisan ini adalah artikel pertama dari rangkaian artikel terkait metode menetapkan harga jual quiet book. Jangan sampai melewatkan satu artikelpun agar Bunda bisa memahaminya dengan seksama.

Sebelum kita membahas 4 rumus lain tentang cara menghitung harga jual busy book, mari kita perhatikan rumus paling mendasar di bawah ini.

Harga jual = bahan baku + biaya produksi + keuntungan

Jika kita buat sedikit lebih detail, rumusnya akan terlihat seperti di bawah ini.

Harga jual = bahan baku + biaya produksi + handling + marketing + keuntungan

Sedikit bocoran, yang dimaksud biaya produksi adalah semua biaya yang harus Bunda keluarkan ketika memproduksi sebuah busy book. Termasuk di dalamnya upah, listrik, dan biaya pengurangan harga peralatan seperti mesin jahit, serta banyak lainnya. Unsur-unsur ini akan kita bahas secara mendalam pada artikel selanjutnya.

Hitung semua biaya yang Bunda keluarkan untuk memproduksi satu busy book. Masukkan angka-angka tersebut ke dalam rumus di atas. Jika Bunda sudah mendapatkan harga jual, tak perlu repot melanjutkan bacaan hingga ke akhir artikel.

Namun, jika Bunda…

Bingung menentukan keuntungan? Coba cek 4 rumus menghitung harga jual busy book berikut, siapa tahu ada yang cocok untuk Bunda.

Rumus Menghitung Harga Jual Produk Handmade

Kami telah merangkum setidaknya 4 rumus lain mengenai perhitungan harga jual quiet book. Sebenarnya, rumus-rumus berikut tidak jauh berbeda dari rumus sederhana yang sudah kami tulis di atas.

Rumus-rumus di bawah ini kami sarikan dari sejumlah blog para krafter yang sudah malang melintang di pasar produk handmade luar negeri.

Menghitung Harga Jual Menurut Craftsy

Craftsy, platform yang menyediakan layanan kursus berbagai skill memberikan panduan menghitung harga jual dengan menggabungkan dua rumus dan mendapatkan harga rata-rata yang akan ditetapkan sebagai harga jual. Mari kita lihat.

  • Modal produksi + upah (jam yang dibutuhkan untuk produksi) = harga A;
  • Modal produksi x 3 = harga B;
  • Harga A + harga B : 2 = harga C;
  • Bandingkan harga C dengan harga produk serupa yang beredar di pasar.

Ini adalah rumus menghitung harga jual yang paling mudah dan lebih relevan untuk digunakan oleh pemula. Rumus memberikan panduan untuk menentukan keuntungan.

Ketika selesai dengan hitungan harga jual dan Bunda sudah mendapatkan angka-angka, bandingkan harga jual Bunda dengan harga jual rata-rata untuk produk serupa.

Menghitung Harga Jual ala Creative Hive

Creative Hive membantu pemula dan para krafter yang masih kebingungan menghitung harga jual dengan sebuah rumus sederhana.

  • Modal produksi + upah = harga pokok
  • Harga pokok x keuntungan (bisa dikali 2 atau 2,5) = harga grosir;
  • Harga grosir x keuntungan = harga ecer.

Tidak jauh berbeda dari rumus pertama, Bunda harus mengkalkulasi modal produksi sebelum menghitung harga jual. Hitung dengan teliti. Percayalah, Bunda tidak ingin menjual dengan harga pokok. Ingat Bunda, upah dan keuntungan adalah 2 hal yang berbeda meskipun Bunda adalah self-employment.

Menghitung Harga Jual dengan Rumus Felt Magnet

Felt magnet memberikan rumus untuk menghitung harga jual grosir atau wholesale price.

  • Modal + upah + biaya produksi = harga pokok;
  • Harga pokok x 2 = harga grosir.

Sebagian krafter memilih untuk menjual barang dalam jumlah besar dan hanya memperhitungkan harga grosir. Hal ini berlaku ketika Bunda memproduksi busy book untuk dijual kembali kepada reseller. Selanjutnya Bunda dapat menyerahkan harga jual retail kepada reseller.

Saran kami, sebaiknya Bunda menetapkan harga batas atas dan batas bawah kepada reseller agar persaingan dagang terjadi secara fair.

Menghitung Harga Jual Menurut Morgan Nield

Morgan Nield berbagi banyak pengetahuan seputar passive income. Melalui salah satu tulisan di blognya kita dapat menemukan rumus untuk menghitung harga jual.

  • Modal + upah + biaya produksi + keuntungan = harga grosir;
  • Harga grosir x 2 = harga ecer.

Rumus ini tidak jauh berbeda dengan rumus yang kami gunakan. Bunda harus mengetahui harga untuk setiap unsur. Bahkan menetapkan sendiri keuntungan yang ingin diperoleh.

Busy Book Ummu Hanif

Saat dulu masih bakulan kue, kami menghitung harga jual dengan cara berikut:

Modal x 3 = harga ecer

Harga ini kemudian disesuikan dengan harga pasaran untuk produk serupa. Sayangnya ini tidak benar! Karena modal yang kami hitung pada saat itu benar-benar hanya modal yang kami keluarkan untuk membeli bahan kue. Tidak termasuk di dalamnya gas dan listrik, apalagi upah.

Kami berasumsi bahwa 1/3 dari harga adalah modal, 1/3 lagi biaya produksi temasuk upah, dan 1/3 terakhir adalah keuntungan dan kemungkinan besar diskon untuk reseller.

Oke, kita masih bisa menerima rumusan ini untuk produk yang diproduksi secara masal seperti kacang goreng, kue kering, dan brownies.

Bagaimana halnya dengan decorated cake yang membutuhkan waktu bahkan hingga 2 hari untuk menyelesaikannya? Tentunya tidak mungkin! Dan ya, kami melakukannya. Sehingga beberapa orang selalu mengatakan bahwa di pesta ulang tahun anaknya, seorang teman bertanya berapa harga kuenya?

Ketika yang memesan menjawab, sang teman pun berkomentar, wah, murah sekali! Indeed. Yang memesanpun sebenarnya tahu bahwa kue kami underprice.

Pengalaman berharga.

Menghitung Harga Jual Busy book

Bagaimana kalau busy book yang saya buat masih jelek?

Ngga rapi, kayaknya belum layak jual!

Aduh, ngga pede! Busy book si A begini, quiet book si B begitu!

Ada suara-suara ini di kepala? Kita akan bahas pada artikel terpisah tentang mengatasi rasa tidak percaya diri terhadap produk sendiri.

Jangan lewatkan rangkaian artikel menghitung harga jual busy book (produk hanmade) untuk memperoleh informasi yang komprehensif.

So, till then!

Bye!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *