Sensory Cards Felt Toy
Mande Edu Craft, Edu Craft, Sensory Tablet, Tutorial

5 Sensory Cards DIY Tutorial Beserta Pattern

Pernahkah Bunda mendengar frasa sensory card? Bisa jadi Bunda telah menggunakan media ini untuk melatih perkembangan saraf motorik halus si kecil. Mainan ini bisa dibuat dari berbagai media. Di sini kami menggunakan bahan utama kain flanel kaku.

Mari kita cari tahu lebih jauh.

Sensory card adalah bagian dari sensory play. Sementara sensory play adalah permainan atau alat peraga edukasi yang dapat merangsang perkembangan 5 indera buah hati. Indera peraba, penglihatan, penciuman, pendengaran, dan perasa.

Sensory card membantu balita melatih indera peraba. Karenanya, sensory card menggunakan bahan dengan tekstur yang beragam. Seperti kain velboa, kain minky, kain sequin reverse, dan aneka detail seperti mute.

Lebih jauh, sensory card bahkan bisa membiasakan si kecil dengan kegiatan berupa life skill training. Kegiatannya antara lain memasang dan membuka resleting, mengikat tali sepatu, dan mengepang rambut.

Bagaimana Cara Membuat Sensory Cards

Tutorial ini sudah ada videonya. Bunda bisa melihatnya di link ini. Kami juga menyematkan videonya di bagian bawah postingan ini.

So, sekarang kita mulai membuat alat peraga edukasi sensory cards.

Tahap Persiapan Membuat Sensory Cards

Oke, kita persiapkan dulu segala kebutuhan agar tidak kerepotan mencari-cari bahan ketika bekerja. Sedia bahan dan alat di bawah ini.

Bahan yang kita butuhkan:

Bahan Membuat Felt Sensory Card

Kelima jenis kain ini memiliki karakter yang unik. Feel yang diperoleh ketika menyentuhnya berbeda satu sama lain. Dengan ini balita belajar mengenal dan merasakan tekstur.

Alat yang diperlukan adalah:

Mari kita mulai!

Sedia juga kain flanel 5 lembar untuk bagian belakang. Ukuran dan polanya juga sudah ada. Untuk bagian belakang, kita menggunakan 1 pola.

Membuat 5 Jenis Sensory Cards

Card 1 membutuhkan kain flanel, kain tile, dan kancing plastik.

Lanjutkan pekerjaan berdasarkan penjelasan di bawah ini.

Setelah selesai, sisihkan dulu sementara. Kita lanjutkan membuat bagian lain, kartu kedua.

Card 2 terbuat dari kain flanel, mute, dan tali elastis.

Gunakan tang pelubang seperti di  bawah ini untuk membuat lubang kecil. Lubangi semua titik yang sudah ditandai. Gunakan ukuran paling kecil.

Jika tidak ada, lubangi hati-hati dengan ujung gunting. Jarum ukuran besar sepertinya juga bisa. Gunakan jarum berujung tajam. Jarum tumpul akan merusak kain flanel.

Lakukan hingga semua lubang terisi dan mute membentuk angka 8 sempurna. Sisihkan dulu dan lanjut ke kartu ketiga.

Card 3 akan dibuat dengan kain flanel, ring plastik rajut, dan tali sepatu.

Tutorialnya cukup simpel namun kita harus menjahit ring rajut berkali-kali hingga semua terpasang.

Mari lanjutkan kartu keempat.

Card 4 memerlukan kain flanel, mesh tube, dan mute.

Kita akan melanjutkan ke kartu kelima.

Card 5 menggunakan kain flanel, resleting, benang wol, dan pita satin.

Jika teman-teman menggunakan resleting instan, skip tahapan di atas. Mari lanjutkan ke langkah berikutnya.

Sensory Activity Resleting

Jahit resleting ke kain flanel. Posisi sesuai foto.

Rapikan sisa benang dan gunting sisa resleting yang terlihat keluar.

Panjang resleting tidak melebihi panjang kain flanel.

Sisihkan sementara. Kita beralih dulu untuk menyiapkan benang wol. Benang ini kita gunakan untuk aktivitas latihan mengepang rambut.

Kembali ke kain flanel sebelumnya.

Semua bagian depan sensory card sudah selesai kita jahit. Kita beralih mempersiapkan bagian belakang kartu sensory.

Gabungkan kain flanel bagian belakang sensory card dengan kain sensory. Jahit di sekelilingnya dan rapikan benang dengan self threading needle. Jangan lupa menyisakan 3-5 cm benang saat menggunting agar jahitan tidak lepas.

Sensory Card Making Tutorial

Oh iya, ketika menjahit mainan flanel sebaiknya jangan menggunakan tekhnik jahit balik untuk mengunci jahitan. Jahitan bertumpuk terlihat dengan jelas dan merusak keindahan karya kita.

Setelah semua bagian ini selesai dijahit kita akan mendapatkan hasil seperti di bawah ini.

Masuk ke tahap akhir, assembling. Menyatukan bagian depan dan bagian belakang sensory cards.

Jahit sekeliling sensory card. Setelahnya rapikan sisa benang dan gunting sisa kain flanel. Lakukan untuk semua kartu. Sampai di sini dan kita selesai. Berikut foto hasil karya kita kali ini.

Tutorial Video on How to Make Sensory Cards for Your Toddler

Penting untuk Bunda ketahui, alat peraga edukasi (apapun jenisnya) tidak dapat diberikan kepada anak secara merata begitu saja. Hal ini karena perbedaan proses tumbuh kembang si kecil dan pendekatan yang Bunda gunakan untuk mendidik buah hati. Begitu juga dengan sensory card ini.

Untuk itu, sebelum membeli atau membuat sensory card sebaiknya Bunda perhatikan dulu perkembangan si kecil. Serta apa yang ingin Bunda berikan. Meski demikian jangan sampai Bunda memberikan mainan yang membuat ananda frustasi.

Dan…

Mesh tube atau mesh tubing sulit di dapat di Indonesia. Bunda bisa menggantinya dengan bahan lain sesuai dengan apa yang hendak dibuat. Namun jika penasaran, silahkan beli melalui link yang kami sertakan di atas.

Jika Bunda memiliki ide alat peraga edukasi anak balita, anak TK, dan anak SD namun tidak tahu bagaimana cara membuatnya, kami akan dengan senang hati membuatkan tutorialnya jika bahan tersedia. Untuk itu, silahkan tulis ide tersebut di kolom komentar ^^.

Bye for now and see you soon!

You may also like...

4 Comments

  1. Kreatifitasnya nomer 1 si ni blog hehe

    1. Semoga bermanfaat. Terutama buat ibu-ibu yang punya balita.

  2. wah seru banget bikinnya, kreatif sekali kak. aku jadi pengen bikin juga

    1. Gampang banget kok mba, Bahannya juga bisa disesuaikan dengan apa yang tersedia. Konsepnya adalah merangsang indera peraba anak ^^.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *