Panduan untuk Penjahit Pemula Sewing Craft Studio (2)
Artikel, Sewing

6 Panduan Praktis untuk Penjahit Pemula

Tren menjahit, entah pakaian, home stuff, busy book, dan sebagainya belakangan menjadi sangat disenangi. Terlebih sejak adanya pandemi virus corona.

Kebijakan WFH membuka peluang lebih besar bagi para pekerja kantoran untuk menekuni hobi yang sebelumnya tidak sempat mereka lakoni karena tidak ada waktu tersedia. Begitupun dengan ibu rumah tangga yang selama ini habis waktunya untuk mengatar-jemput anak ke sekolah dan tempat les.

Mungkin sebagian orang terpaksa menjahit karena tuntutan ekonomi di masa sulit ini. Tidak masalah. Apapun alasannya, kamu hanya perlu untuk melakukannya dengan sepenuh hati.

Agar menjahit (entah hobi atau karena tuntutan ekonomi) tidak menjadi boomerang di kemudian hari, sempatkan diri sejenak membaca tulisan ini. Kami menyadur tulisan ini dari artikel di salah satu grup menjahit berjudul Baby Steps for Every Beginner Sewer. Jika kamu ingin membaca artikel aslinya, kami sertakan link-nya di bawah.

Meskipun basis tulisan ini adalah penjahit luar negeri, kami dapat mengatakan bahwa dimanapun berada, penjahit pemula mengalami kegelisahan yang sama. Kamipun pernah berada di titik itu. Bahkan hingga saat ini kami masih berkontemplasi antara membeli atau tidak (dulu) mesin jahit industri.

Tidak semua orang beruntung mampu membeli mesin jahit seketika mereka memutuskan untuk menjahit. Tidak ada uang, tidak yakin apakah akan tetap menjahit dalam jangka waktu lama, banyak keperluan lain yang lebih mendesak, serta banyak alasan lainnya.

Tidak perlu buru-buru membeli mesin jahit. Terkadang kita latah saat melihat teman-teman dalam satu komunitas memiliki mesin jahit impian.

Berhati-hatilah. Jalani pelan-pelan. Banyak karya yang bisa kamu hasilkan dengan menjahit tangan. Kamu hanya perlu berlatih dengan giat agar keterampilan menjahitmu layak dijual.

Namun jika kamu sudah menetapkan hati untuk membeli mesin jahit, perhatikan hal di bawah ini!

Pertama dan terutama. Jangan membeli mainan!

6 Panduan untuk Penjahit Pemula

Ya, jangan membeli mesin jahit mainan. Mengapa kami sebutkan demikian? Banyak sekali teman-teman di grup yang bertanya apakah worth-it membeli mesin jahit portable mini? Kami jawab, tidak! Ada banyak sekali keluhan yang disampaikan oleh para nyubi terkait mesin jahit dimaksud. Kamu bisa googling dan akan mendapatkan testimoni yang meresahkan dalam jumlah yang mencengangkan.

Bersabarlah, kumpulkan uang sedikit demi sedikit dari hasil menjahit tanganmu. Akan jauh lebih baik daripada kamu menyerah karena frustasi dengan mesin jahit mainanmu.

Kedua, jika kamu punya uang, belilah mesin jahit yang cukup bagus sesuai keperluan. Jika suatu ketika kamu menyerah dan tidak melanjutkan hobi atau pekerjaan ini, mesin jahitmu masih bisa dijual dengan harga yang bagus!

Lantas mesin jahit apa yang bagus untuk pemula? Kami akan membahasnya di tulisan terpisah.

Oh hai! Kamu tentu tidak perlu membeli mesin obras saat ini! Bukankah ini kabar baik?

Baca Buku Petunjuk Mesin Jahit Sebelum Digunakan

Membaca buku petunjuk sepertinya tidak menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia saat membeli barang elektronik. Sama halnya dengan oven, mesin jahit barumu perlu dikenali terlebih dahulu. Pelajari setiap fungsinya dan cara menggunakannya. Buku manual mesin jahit bahkan adakalanya memberi beberapa solusi atas persoalan yang mungkin kamu alami setelah ini.

Jika membaca begitu berat, kunjungi website atau akun youtube resmi mesin jahitmu. Setiap label memiliki tutorial untuk pemula di akun sosial dan website mereka. Jangan malas dan jangan merasa bisa karena sebelumnya sudah melihat teman atau orangtuamu menggunakan mesin jahit.

Bagaimana memasang benang, memasang bobbin, mengisi benang bobbin, memasang jarum, mengganti jarum, menjahit mundur, dan beragam hal teknis lainnya. Latih kakimu menggunakan pedal, biasakan tanganmu menggerakkan kain yang sedang dijahit.

Setiap kain memiliki tekstur dan ketebalan yang berbeda, pelajari tension yang perlu dipakai dari buku petunjuk mesinmu. Pelajari juga koordinasi mata dan tangan. Kemana mata harus melihat agar jahitanmu lurus dan mulus.

6 Panduan untuk Penjahit Pemula

Jika kamu tidak memiliki kain perca untuk praktik, gunakan saja kertas polos. Pakai benang dengan warna kontras agar kamu bisa melihat hasil kerjamu dengan jelas. Ganti jarum yang sudah kamu gunakan untuk menjahit di atas kertas sebelum menjahit proyek pertamamu.

Ingatlah, karya pertamamu tidak harus sempurna! Namun jangan sampai karya tersebut menjadi karya terakhir karena kamu merasa frustasi akikat tidak mengenali mesinmu dengan baik.

Jangan Memilih Proyek Pertama yang Sulit

Entah kamu membeli pola atau membuat pola sendiri, pastikan itu adalah sesuatu yang simpel. Tidak peduli seberapa banyak tutorial youtube yang kamu tonton, karya pertama tetaplah karya pertama. Menjahit adalah tentang skill. Skill perlu dilatih dan diasah. Agar kamu enjoy untuk jangka waktu yang lama, jangan merusak kesan pertama.

Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan di sini:

Pertama, gunakan kain katun untuk proyek pertamamu. Kain katun memiliki sifat yang stabil dan tidak goyor. Kemungkinan kain bergeser saat di jahit sangat kecil, kecuali kamu menariknya dengan keras. Pilih kain polos atau kain bermotif rata. Jangan memilih kain bermotif yang harus ditata dengan arahan khusus.

6 Panduan untuk Penjahit Pemula

Kedua, pastikan karya yang kamu buat cocok untuk kain katun.

Ketiga, cuci kain sebelum digunakan. Sebagian besar kain mengalami penyusutan saat dicuci pertama kali. Tidak perlu mencuci dengan mesin cuci disertai deterjen dan pewangi. Celupkan kain ke dalam ember berisi air yang banyak sampai kain benar-benar basah, lalu jemur. Kami memilih untuk tidak mengeringkan kain dengan cara memelintirnya. Kerutan yang tercipta di kain terutama katun akan membuat proses menyetrika menjadi melelahkan.

Pelajari Pola dengan Seksama

Penting membaca petunjuk atau instruksi untuk apapun yang kamu buat. Jika kamu memutuskan untuk fokus belajar menjahit dan memilih membeli pola jadi, pastikan kamu memahami cara membaca pola. Ikuti petunjuk yang diberikan. Jika si penyedia pola menyertakan tutorial, tonton atau lihat dan baca berulang kali.

Bagaimana kalau kamu ingin belajar membuat pola sendiri? Tidak masalah. Namun di sini kamu dituntut extra hati-hati membaca arahan langkah-langkah membuat pola. Baca petunjuk sembari mempelajari foto contoh. Baca lagi sambil membuat pola dengan penggaris skala. Jika kamu sudah merasa percaya diri, pindahkan pola ke ukuran sesungguhnya.

Jangan gunakan kertas koran. Tulisan dan fotonya cukup memusingkan karena kamu tidak bisa melihat dengan jelas garis dan titik yang kamu buat.

6 Panduan untuk Penjahit Pemula

Memotong Pola dan Kain

Sebagian pattern dafter membuat pola dengan menyertakan kampuh sementara sebagian yang lain tidak. Kami memilih untuk tidak memasukkan ukuran kampuh ke dalam pattern. Karena itu, baca petunjuk dengan seksama dan potong pola sesuai arahan.

Susun pola yang sudah kamu potong di atas kain. Pelajari arah serat kain dan letakkan pola sesuai arah serat. Semat pola ke kain dengan jarum pentul. Bentangkan kain di atas bidang datar, entah meja atau lantai. Jika kamu memotong kain di lantai, berhati-hatilah dengan sambungan ubin.

Buat garis dengan kapur jahit sebatas kampuh. Jika kamu menjahit baju, cobalah gunakan kampuh yang agak lebar untuk mengantisipasi jika terjadi kesalahan.

6 Panduan untuk Penjahit Pemula

Selangkah Lagi Kamu akan Menjahit

Periksa lagi pola dan kain yang sudah dipotong sesuai pola. Pastikan kamu sudah memiliki semua pieces yang dibutuhkan. Jika perlu, dan memang kami sarankan, rader kain di tempat yang akan dijahit. Raderan ini adalah garis yang akan memandumu menjahit dengan rapi.

Tenang, akan ada saatnya dimana kamu tidak perlu lagi menggunakan kapur jahit melainkan untuk membuat pola langsung di atas kain. Dan hei, itu masih cukup lama. Jadi bersabarlah!

6 Panduan untuk Penjahit Pemula

Menjahit butuh latihan layaknya skill yang lain semisal quilting, bordir, menyulam, dan (kamu bisa sebut yang lainnya). Penting untuk diingat, menjahit tidak untuk semua orang. Namun untuk mengetahui apakah menjahit ini cocok untukmu atau tidak tentu kamu harus mencobanya.

Maka dari itu, kembali lagi, jangan membeli mesin pertama yang terlalu mahal namun jangan pula malah membeli mesin mainan. 

Semoga artikel ini bermanfaat. Sampai ketemu lagi di artikel berikutnya.

Salam hangat!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *