unsur penentu harga jual busy book
Artikel

9 Unsur Penentu Harga Jual Produk Handmade

Never stop doing great just because someone doesn’t give you credit.

Quote

Unsur penentu harga jual busy book.

Di tulisan sebelum ini kami berbagi rumus untuk menghitung harga jual. Unsur-unsurnya dibuat sederhana seperti harga pokok, biaya produksi, dan keuntungan.

Kali ini kami akan menjabarkan lebih luas mengenai unsur-unsur yang terkandung di dalam ketiga induk unsur di atas.

Kami berusaha membuat klasifikasi yang mudah dipahami. Setidaknya ada 3 unsur induk di tulisan ini, yaitu biaya produksi, biaya-biaya, dan keuntungan. Mengapa kami memisahkan biaya-biaya dari biaya produksi?

Mari kita baca pelan-pelan.

Biaya Produksi

Setelah membaca beberapa defenisi yang dijelaskan oleh para ahli ekonomi dapat kita simpulkan bahwa biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi sebuah barang yang siap dipasarkan.

Biaya produksi umumnya dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu biaya bahan baku, upah atau gaji, dan biaya overhead.

Biaya Bahan Baku

Wikipedia menjelaskan bahan baku adalah bahan yang dibeli dan digunakan untuk membuat produk akhir barang jadi yang akan dijual ke konsumen.

Kita berhenti sampai disini karena menurut Wikipedia, bahan yang dibeli adalah bahan yang belum diolah sama sekali. Faktnya, kita menggunakan, bukan kapas. Artinya bahan baku yang kita gunakan merupakan produk turunan.

Sekarang, Bunda perlu membuat daftar bahan baku apa saja yang dibutuhkan untuk membuat sebuah busy book. Kami sarankan untuk membuat list bahan baku per aktivitas. Bahan baku dan jumlah yang digunakan untuk satu aktivitas dengan aktivitas lain berbeda. Bunda tidak bisa memukul rata.

Adapun mematok harga rata-rata berbeda dengan memukul rata. Bunda cari tahu dulu semua harga bahan baku setiap aktivitas dan hitung harga rata-rata.

Mute Kayu untuk Busy book

Jika Bunda menjual busy book per halaman, artinya konsumen dapat memilih aktivitas yang mereka butuhkan, penentuan harga bahan baku per halaman aktivitas adalah yang terbaik.

Saat Bunda hendak menjual busy book pre-made, jumlahkan harga bahan baku setiap halaman untuk memperoleh modal bahan 1 bundle quiet book.

Kira-kira apa saja yang diperlukan untuk memproduksi 1 halaman busy book. Ada kain katun, kain flanel, kain velboa, kain minki, mute, kancing, tali-temali, kain keras, dan pita.

Bunda masih bisa melanjutkan daftar di atas.

Jangan lupa, masukkan ongkos kirim ke dalam harga bahan baku. Saat ini marketplace berlomba-lomba memberikan gratis ongkos kirim sehingga Bunda bisa menghemat sekedar Rp 10,000 hingga Rp 20,000.

Akan tiba saatnya promo tersebut berakhir dan Bunda harus menanggung semua ongkos kirim. Jadi, tidak ada salahnya berjaga-jaga. Berikan diskon lebih kepada konsumen jika merasa keuntungan Bunda sudah lumayan.

Upah atau Gaji

Bunda mengira bahwa upah dan keuntungan adalah 1 hal yang sama? Jika selama ini Bunda menganggapnya demikian, saatnya merubah cara pandang.

Upah adalah bayaran untuk jerih payah Bunda membuat busy book. Sedang keuntungan adalah hasil atau laba yang Bunda peroleh atas penjualan quiet book.

Bagaimana cara menghitung upah untuk satu buku sibuk? Sedikit agak rumit di awal. Tetap saja Bunda harus membuatnya karena perhitungan tersebut akan menjadi pedoman menentukan upah.

Hitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk 1 halaman busy book. Kalikan waktu tersebut dengan tarif upah yang sudah Bunda patok. Biasanya upah ini dihitung per jam atau per hari (8 jam kerja).

Agar tidak bingung, gunakan UMR tempat dimana Bunda berada sebagai standar upah. Dari hitungan ini diperoleh angka tertentu sebagai imbalan mengerjakan satu halaman buku flanel

Jika Bunda menjual busy book paketan/bundelan dimana aktivitasnya tidak bertukar-tukar, Bunda bisa menghitung upah untuk 1 buku sekaligus.

Ada baiknya, Bunda membuat daftar upah berdasarkan proses atau tahapan produksi. Upah untuk memotong kain berbeda dengan upah untuk menjahit atau mendesign pola.

unsur penentu harga jual busy book

Biaya Overhead

Bahasa ringkasnya adalah biaya peralatan, perlengkapan, dan tempat. Biaya overhead disebut juga dengan hiden cost production (biaya produksi yang tersembunyi).

Bunda mungkin membuat busy book di rumah, memanfaatkan ruang keluarga. Tapi Bunda perlu memperhitungkannya sebagai unsur penentu harga jual quiet book. Kita bisa abai berapa harga yang dibutuhkan untuk membayar kerja printer yang mencetak pola.

Hitung dengan teliti berapa tagihan listrik untuk 1 buah memproduksi quiet book. Tracing semua peralatan yang dioperasikan menggunakan tenaga listrik. Pelajari cara menghitung tagihan listrik per penggunaan alat.

Buat standar hitungan untuk pengurangan harga peralatan seperti lem tembak (alatnya, bukan lem lilinya/isi), mesin jahit, bahkan gunting dan jarum.

Bunda tidak ingin mengganti gunting dengan mengamputasi keuntungan. Hal ini akan mencederai bisnis Bunda dalam jangka panjang.

Jangan lupakan mesin jahit. Bahkan, jika Bunda memanfaatkan mesin jahit warisan dari nenek.

Oh, Bunda perlu pelumas untuk membuat mesin jahit tetap prima. Masukkan ke dalam daftar biaya overhead.

Biaya-Biaya (Handling)

Ketika sebuah produk sudah siap dipasarkan, Bunda akan dihadapkan pada kegiatan lain yaitu pemasaran. Marketing memakan biaya yang cukup besar. Mulai dari hape agar bisa mengakses dunia maya. Ada pulsa yang harus dibeli serta beberapa unsur yang akan kita bahas di bawah ini.

Masukkan biaya listrik untuk recharging hape ke overhead cost. Mungkin hanya Rp 10,00/produk? Jangan jadikan ini acuan karena kami juga belum menghitungnya ^^.

Bagaimana dengan biaya kemasan pengiriman? Kemudian ada pajak yang sewaktu-waktu usaha Bunda tumbuh besar, akan ditagihkan oleh pemerintah. Siapkan juga anggaran untuk memberikan diskon produk agar dilirik konsumen.

Iklan. Perlukah bisnis kecil rumahan dengan 1 karyawan sekaligus CEO beriklan? Jawabannya iya!

Sebentar!

Apa yang terlintas di benak Bunda ketika kita berbicara tentang iklan? Papan reklame segede rumah?

Kejauhan Bunda!

Memiliki akun media sosial tempat Bunda woro-woro dan pamer karya adalah iklan. Iklan gratis! Tapi ingat, media sosial tidak sepenuhnya gratis. Bunda perlu membayar biaya data. Biaya inilah yang kita masukkan ke dalam unsur penentu harga jual.

Iklan berbayar seperti Google, Instagram, atau Facebook Adsense, penting dipertimbangkan. Ada harga yang harus Bunda bayarkan untuk mengelola sebuah website toko online.

Ketika memulai bisnis, Bunda akan sering memberikan produk secara gratis, entah kepada saudara, teman, untuk endorsement, atau giveaway. Masukkan biaya tersebut ke dalam anggaran iklan.

unsur penentu harga jual busy book

Packing/kemasan. Karena saat ini kita lebih banyak berjualan secara daring, kemasan dan packaging menjadi persoalan penting yang harus dipikir matang.

Oke, kita bicarakan pakcing sederhana yang hanya membutuhkan lakban dan kantong kresek hitam. Bunda tambahkan item ini ke dalam biaya handling.

Untuk tampil lebih estetis, Bunda dapat mengemas busy book dengan kertas kraft. Diikat tali goni dan ditempel stiker produk.

Biaya stiker bisa dikelompokkan ke dalam item iklan karena pada dasarnya stiker dan hang tag berfungsi untuk membangun brand awareness.

Namun tidak masalah jika item tersebut masuk ke dalam kategori biaya packing.

Pajak. Mikirnya kejauhan!

Begitukah?

Akan tiba masanya Bunda membayar pajak atas produksi barang seperti busy book. Tidak ada salahnya jika menghitung dari sekarang dan memasukkannya ke dalam unsur penentu harga jual.

Kalaupun kewajiban membayar pajak masih belum ada, alihkan anggaran ini sebagai tambahan diskon bagi konsumen.

Diskon Customer. Alokasikan diskon untuk costumer. Jangan mengurangi keuntungan untuk memberikan diskon kepada konsumen. Percayalah, Bunda memerlukannya karena begitulah cara kerja pasar. Memberikan diskon dapat menarik minat konsumen.

Diskon Reseller. Jika Bunda berniat memiliki reseller atau menjadi produsen yang akan menyalurkan busy book kepada agen, biaya ini wajib diperhitungkan. Diskon ini berbeda dengan diskon yang diberikan kepada konsumen.

Anggaran diskon yang tidak terpakai tentunya menambah keuntungan. Sehingga Bunda mengira keuntungan menjadi menjadi terlalu besar.

Tidak!

Berjualan busy book tidak sama dengan berjualan beras atau celana dalam yang merupakan kebutuhkan primer. Busy book adalah kebutuhan tersier. Dibeli ketika ada uang berlebih. Serta dipengaruhi oleh lingkungan, cara berpikir orang tua, dan konsep mereka dalam mendidik anak.

Keuntungan

Ada 2 cara menentukan keuntungan yang dapat kita tarik dari artikel sebelumnya. Pertama, ikuti rumus dan Bunda akan diberikan hasil harga jual dan keuntungan sekaligus.

Kedua, Bunda menentukan sendiri keuntungan dan memasukkannya ke dalam rumus hitungan dan mendapatkan harga jual.

Jika belum percaya diri membuat target keuntungan sendiri, gunakan saja rumus pertama.

Jangan memaksakan diri mengambil keuntungan tipis agar busy book laku di pasar. Memberikan diskon besar saat launching, tidak ada masalah. Namun tetap saja Bunda sudah memiliki harga jual normal yang masuk akal.

Bunda memerlukan biaya agar bisnis dapat berkembang. Semua atau sebagian keuntungan seharusnya dialokasikan untuk menambah modal produksi berikutnya. Saat semua keuntungan habis untuk keperluan pribadi, artinya keuangan bisnis Bunda belum sehat.

Sampai disini bahasan seputar unsur penentu harga jual busy book. Tinggalkan komentar jika ada yang hendak ditanyakan atau sekedar say hello^^.

Rangkaian artikel menentukan harga jual busy book belum selesai. Kami akan melanjutkannya pada kesempatan mendatang. Berlangganan agar mendapatkan update langsung ke e-mail Bunda.

Till we meet again,

Bye!

You may also like...

2 Comments

  1. Sangat detail banget penjelasannya kak ,sangat bermanfaat

    1. Terimakasih kembali…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *